Pages

Subscribe:

Lorem ipsum dolor

Followers

Senin, 07 Mei 2012

"sejarah printer dan fungsinya"

Sejarah Printer
Teknik cetak mencetak sudah dilaksanakan secara sederhana di Cina pada abad ke-14. Inovasi orang-orang Cina telah berhasil menciptakan tinta dan block printing yang berpengaruh besar terhadap tradisi tulisan. Tetapi perkembangan teknik cetak di Cina tidak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan alfabet Cina memiliki ribuan ideogram spesifik, yang sangat sukar jika diterapkan di mesin tik. Akibatnya, hampir tidak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.
Di awal tahun 1950-an, terjadi perkembangan budaya yang sangat pesat di Eropa yang menimbulkan kebutuhan akan proses produksi dokumen tulisan yang cepat dan murah. Adalah Johannes Guternberg, seorang tukang emas dan usahawan asal Jerman, yang berhasil mengembangkan teknologi mesin cetak yang telah mengubah tehnik mencetak secara revolusioner. Percetakan sendiri mungkin merupakan penemuan yang paling penting pada millennium lalu, walaupun dampak yang ditimbulkannya pada perekonomian global tidak terlalu besar. Penemuan mesin cetak ini memungkinkan Alkitab jadi buku pertama yang diproduksi secara massal.
Di abad 21 ini teknologi berkembang dengan cepat dan tidak mengenal batas ruang dan waktu. Salah satu teknologi yang sangat bermanfaat dan di gunakan orang diseluruh dunia adalah computer. Dengan computer banyak tugas manusia yang bisa terselesaikan. Computer sebagai alat yang membantu tugas manusia. Banyak hal yang bisa dilakukan manusia dengan computer. Salah satu prinsip yang bisa manusia ambil dari computer adalah WYSIWYG (What You See Is What You Get), apa yang terlihat (di layar monitor atau media input) adalah apa yang akan anda dapatkan. Semua itu tidak terlepas dari fungsi sebuah alat yang dinamakan Printer.
Dari waktu ke waktu, teknologi printer terus berkembang sehingga mau tidak mau bagi seseorang yang selalu berhubungan dengan komputer dan peralatan lainnya harus terus mengikuti perkembangan tersebut. Printer dalam bahasa Indonesianya berarti pencetak (alat cetak). Istilah ‘printer’ saat ini sering digunakan untuk menyebut alat cetak yang terhubung dengan komputer. Untuk menghubungkan printer dengan komputer diperlukan sebuah kabel yang terhubung dari printer ke CPU komputer. Saat ini, merk produk printer yang sering digunakan diantaranya adalah Epson, Brother, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan masih banyak lagi.
Fungsi printer
Printer adalah salah satu hardware (perangkat keras) yang terhubung ke komputer dan mempunyai fungsi untuk mencetak tulisan, gambar dan tampilan lainnya dari komputer ke media kertas atau sejenis. Istilah yang dikenal pada resolusi printer disebut dpi (dot per inch). Maksudnya adalah banyaknya jumlah titik dalam luas area 1 inci. Semakin tinggi resolusinya maka akan semakin bagus cetakan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika resolusinya rendah maka hasil cetakan akan buruk / tidak bagus.

Jenis – jenis Printer
Printer Dot Matrix
Jenis printer Dot Metrik merupakan printer yang metode pencetakannya menggunakan pita. Cetakan yang dihasilkan terlihat seperti titik titik yang saling mengubungkan satu dengan yang lainnya, sehingga hasil cetakan kurang halus dan juga kurang bagus. menurut sejarahnya jenis printer Dot Matrix ini pada awalnya menggunakan 9 Pin yang artinya dalam satu huruf akan dicetak dengan kombinasi dari 9 titik, kemudian semakin berkembang menjadi 24 pin dan tentunya dengan begitu hasil cetakan akan lebih halus. produsen printer jenis dot metrix yang cukup terkenal adalah Epson, dengan produknya Epson LX – 300, espson LX 800 dan lain-lain.
            Cara Kerja Printer Dot Matrix
Printer dot matrix pertama dikenal pada tahun 1964, pada tahun 1970, sebagian besar industri printer dot matrix dimiliki oleh perusahaan Digital dan Centronics, dan Centronics lebih memilih pasar low-end dibandingkan dengan Digital. LA30, LA36, dan Centronics 101 adalah printer dot matrix pada masa awal perkembangan printer dot matrix. pada tahun 1970-1990 printer dot matrix merupakan printer yang paling dapat diandalkan dari segi hasil dan harganya.  Pada tahun 1990 mulai muncul printer dot matrix yang mendukung koneksi ke komputer menggunakan port USB.
Printer Dot-Matrix adalah pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah. Selain itu ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras serta kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.
Head dari printer jenis ini, terdiri atas 7 atau 9 ataupun 24 jarum yang tersusun secara vertical dan membentuk sebuah kolom. Pada saat bekerja, jarum yang ada akan membentuk character images melalui gesekan-gesekan jarum pada karbon dan kertas. Printer jenis ini juga merupakan character printer. Kecepatannya sangat bervariasi, tapi untuk Epson LX-80, adalah 80 caharacter per second.
Pada saat head-printer bergerak dari kiri kekanan sambil menyentuh kertas, maka huruf yang sudah terpola dalam suatu susunan jarum akan segera muncul. Pola huruf ini kemudian diterima oleh pita karbon yang dibaliknya terdapat kertas, dan terjadilah pencetakan huruf demi huruf.
Setiap character yang terbentuk akan menimbulkan suatu pola unique yang terdiri dari pelbagai titik didalam dimensi sebuah matrix. Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color. Umumnya, printer jenis dot-matrix juga hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
Printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal ‘bandel’ (awet). Kelebihan lainnya, pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
Printer Ink Jet
Printer ini pertama dikembangkan secara ekstensif sejak 1950 dan printer inkjet yang dapat memproduksi citra dari komputer baru dikembangkan pada 1970 dan dikuasai oleh Epson, Hewlett-Packard, dan Canon.
Jenis printer Ink jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya menggunakan tinta cair. hasil cetak yang dihasilan oleh jenis printer Ink jet lebih bagus dan halus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix, jenis printer ink jet ini juga bisa menghasilan hasil cetakan warna.
Cara Kerja Printer InkJet

Pada printer jenis Ink jet menggunakan teknologi dor on demand, yaitu dengan cara menyemprotkan titik titik kecil tinta pada kertas melalui nozzle atau lubang pipa yang sangat kecil. teknologi lainnya yang dikembangkan oleh produsen printer seperti Canon dan HP dengan menggunakan panas. panas tersebut dapat membuat gelembung-gelembung tinta sehingga jika semakin panas akan semakin menekan tinta ke nozzle yang ditentukan dan tercetak pada kertas.
Karena menggunakan tinta cairan hasil cetaknya menunggu beberapa detik agar bisa kering. jenis printer ink jet ini penempatan dan pengisian tintanya bisa dimodifikasi dengan teknik infus, yaitu dengan menambahkan tabung tinta khusus pada bagian luar printer dan disambung dengan selang kecil untuk dihubungkan pada bagian pencetak di mesin printer.
Jenis Laser Jet
Printer laser pertama ditemukan oleh Gary Starkweather di Xerox pada 1969. Prototipenya adalah sebuah mesin fotokopi Xerographic yang dimodifikasi.
Printer laser warna memiliki cara kerja yang lebih kompleks karena selain memiliki lebih dari satu skema photoreceptor, juga harus tepat alignment antar warnanya.
Jenis printer laset jet merupakan jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau yang biasa disebut toner dengan menggunakan perangkat infra merah. selain hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot metrix maupun ink jet, printer laser jet juga memiliki kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya pun juga lebih cepat kering seperti pada hasil ceta pada mesin photo copy.
Cara Kerja Printer Laser
Sebenarnya cara kerja printer laser mirip dengan mesin fotokopi, yaitu menggunakan photographic drum. Prosesnya seperti ini:
* Kawat corona mengalirkan listrik statis yang membuat drum (photo conductor) bermuatan positif.
* Unit laser (exposition) menyorotkan sinar pada permukaan drum yang berputar sesuai dengan informasi yang diperoleh dari computer. Dengan cara ini, laser menggambar huruf atau citra yang akan dicetak sebagai sebuah pola muatan listrik–sebuah citra listrik statis yang bermuatan negative.
* Selanjutnya toner atau tinta berwujud serbuk ditaburkan pada drum. Karena toner bermuatan positif, akan menempel pada area bermuatan negatif pada drum, yaitu area yang tadi sudah disorot dengan sinar laser.
* Baki kertas memasukkan selembar kertas sehingga digiling oleh drum. Sebelumnya, kertas diberi muatan negatif oleh kawat corona. Muatan itu lebih besar dari muatan negatif citra listrik statis sehingga kertas dapat menarik serbuk toner yang bermuatan positif. Karena berputar dengan kecepatan yang sama dengan perputaran drum, kertas menyalin citra yang ada di drum.
* Kertas yang telah menyalin citra itu dilewatkan pada fuser, yakni sepasang penggulung yang dipanaskan. Saat melewati fuser, serbuk toner meleleh dan menempel kuat pada serat kertas. Kemudian kertas dikeluarkan ke baki output.
* Setelah citra listrik statis pada drum dipindahkan ke kertas, drum melewati lampu pembebasan. Sorotan lampu yang terang mengenai seluruh permukaan photoconductor dan menghapus citra listrik statisnya. Lalu, drum melewati kawat corona yang memberinya muatan positif kembali.
* Proses akan diulang lagi untuk pencetakan berikutnya

Senin, 09 April 2012


TUGAS PERINTAH DASAR LINUX
1.      Posisi anda sekarang berada dalam sub direktori C, sub direktori C berada di direktori B dan direktori B berada di direktori utama /home. Dalam sub direktori C terdapat file dengan nama “sastro.txt”. Jelaskan langkah-langkah untuk memindah file sastro.txt tersebut ke :
/var/slamet/sayekti.
a.       Langkah pertama ubah ke root dengan cara sudo –s
b.      Langkah ke 2,menbuat direktori B dengan cara mkdir B kemudian mencari direktori B dengan perintah ls
c. Langkah ke 3, pindah dari direktori home ke direktori B dengan menggunakan perintah cd B 
d.      Langkah ke 4, membuat subdirektori C pada direktori B
               
e. Langkah ke 5, untuk mengetahui keberadaan direktori C pada Direktori B tuliskan perintah ls dan kemudian pindah ke direktori C dengan cara cd C

f.       Langkah ke 6, membuat file pada subdirektori C dengan nama file sastro dengan cara nano sastro kemudian mencari file sastro dengan perintah ls

g.      Langkah ke 7 , setelah itu kembali ke direktori home dengan perintah cd

h. Langkah ke 8, kemudian masuk ke dierktori root dengan cara ketik perintah cd /

i.        Langkah ke 9,melihat direktori yang ada pada direktori root dengan  perintah ls kemudian masuk ke direktori var dengan perintah cd var 

j.        Langkah ke 10, pada direktori var buat direktori bernama slamet dengan cara
       mkdir slamet ,dan  masuk ke direktori slamet dengan perintah cd slamet
  
k.    Langkah ke 11, pada  direktori slamet buat direktori bernama sayekti dengan perintah mkdir sayekti  kemudian masuk ke direktori sayekti dengan cara cd sayekti 

l.        Langkah ke 12,melihat direktori yang aktif pada direktori tersebut  dengan perintah pwd  

m.    Langkah ke 13, kembali ke direktori home dengan menggunakan perintah cd 

n.      Langkah ke 14, setelah berada  pada direktori home masuk ke direktori B dan kemudian masuk ke subdirektori C dengan menulisakan printah cd B/C

o. Langkah ke 15, memindah file pada subdirektori C ke direktori /var/slamet/sayekti dengan perintah mv /var/slamet/sayekti 

p. Langkah ke 16,  kemudian lihat file yang telah dipindah ,akan tetapi masuk terlebih dahulu pada direktori tujuan dengan perintah cd /var/slamet/sayekti

 q. Langkah yang terakhir, melihat file sastro apakah sudah ada pada direktori tujuan atau belum. Setelah masuk pada direktori tujuan lihat file yang telah dipindah dengan perintah ls

       Pelajarilah litertur usermask/umask pada sistem operasi linux, kemudian jawab soal-soal dibawah ini.

1.      Berapakah nilai devault umask di sistem operasi linux?
2.      Buatlah sebuah file dengan nama “coba1” di /var/slamet, kemudian    perlihatkan file
       tersebut beserta nilai hak aksesnya. Jelaskan arti dari hak akses terhadap file  coba1 yang anda buat tersebut.
3.      Gantilah nilai umask pada sistem operasi anda menjadi 212, kemudian buatlah sebuah file dengan nama “coba2”, setelah itu perlihatkan file yang anda buat tadi beserta nilai  hak aksesnya. Jelaskan arti dari hak akses terhadap file coba2 yang anda buat tersebut.
4.      Jelaskan perbedaan terhadap hak akses pada masing-masing file baru yang anda buat pada kasus nomor a dan nomor b, mengapa bisa berbeda?

JAWABAN :
1.      Di dalam linux nilai maksimal dari direktori adalah 777 sedangkan nilai file maksimalnya adalah 666. Untuk nilai default pada linux yaitu 022, jadi nilai pada direktori adalah 755 dan nilai pada file yaitu 644.
2.       o   Langkah pertama masuk ke root dengan perintah sudo –s, dan masuk ke direktori root dengan perintah cd  /  dan masuk ke direktori /var/slamet dengan perintah  cd /var/slamet  
   o   Membuat file dengan nama coba1 pada direktori /var/slamet/ dengan perintah nano coba1 
   o   Melihat nilai hak aksesnya dengan cara ls –l
   Dari gambar di atas maka bias dilihat hak akses dari user, group, dan other dari file coba1 yaitu :
      User =  -rw yang artinta user memiliki hak akses membaca dan menulis   Group  =  r—yang artinya group hanya memiliki hak akses  membaca
      Other   =  r—yang artinya other hanya memiliki hak akses membaca
3.   o   Langkah yang pertama adalah, masuk ke root dengan cara sudo –s
   o   Langkah yang kedua, nilai umask diganti 212 dengan cara umask 212.      Membuat file pada direktori /var/slamet dengan nama file coba2.  Untuk melihat hak aksesnya ketik perintah ls –l 
         Dari gambar di atas maka bisa dilihat hak akses dari user, group, dan other dari file coba2  yaitu :
                        User = -r- yang artinya user  hanya memiliki hak akses  membaca 
Group = -rw  yang artinya group memiliki hak akses membaca       dan  menulis
Other = r--  yang artinya other hanya memiliki hak akses     membaca

4.      Nilai hak akses pada file coba1 dan coba2 bisa berbeda karena dari umask itu sendiri nilainya mempengaruhi dalam pembuatan folder atau direktori baru dan file baru.


3.      Merestart system komputernya kemudian melihat nilai umasknya dengan cara ketik perintah umask
           Ternyata nilai umasknya berubah yang tadinya 212 menjadi 022, hal tersebut bisa terjadi karena  nilai umask hanya berlaku untuk satu kali booting, sehingga apabila di reboot maka nilainya akan kembali nilai awal (default) yaitu 022.
  
4.      Bacalah literatur mengenai direktori dan file di linux, kemudian lakukan dan jawab tugas berikut:
           Buatlah file dengan nama “file3” dan buatlah direktori dengan nama”dir3” di direktori utama /var. Perlihatkan hak akses terhadap file3 dan dir3, antara file3 dan dir3 hak aksesnya ternyata berbeda, padahal file dan direktori tersebut baru saja dibuat dan belum di ubah hak aksesnya. Pada studi kasus tersebut jelaskan mengapa bisa terjadi hal yang demikian, jelaskan secara ilmiah. 
a.      Langkah pertama, pindah ke direktori /var dengan cara cd /var ,kemudian buat file bernama file3 dengan perintah nano file3
b.Langkah ke 2, buat direktori bernama dir3 dengan cara ketik perintah mkdir dir3
c.       Langkah ke 3, lihat nilai hak akses dari file dan direktori yang baru saja dibuat dengan cara ketik perintah ls –l pada direktori /var 
             Dari gambar di atas bisa dilihat bahwa nilai hak akes dari file file3 dan direktori dir3 berbeda. Hal tersebut dikarenakan nilai default dari file dan direktori itu berbeda, hal tersebut mempengaruhi nilai hak akses dari file dan direktori. Itulah alasan mengapa nilai hak akses dari file dan direktori yang baru dibuat sudah berbeda walaupun nilai umasknya belum dirubah.
Keterangan : 
                                 Nilai default dari direktori adalah 755 yang artinya       
7 :: (USER ) yang terdiri dari rwx,  artinya user  dapat membaca, menulis,serta  mengoperasikan
5 :: (GROUP) yang tediri dari r-x, artinya group dapat membaca dan mengoperasikan
5 :: (OTHER) yang terdiri dari r-x,  artinya other dapat membaca dan mengoperasikan 
  Nilai default dari file adalah 644 yang artinya    

6 :: (USER) terdiri dari rw-, yang artinya dapat membaca dan menulis
4 ::  (GROUP) terdiri dari r--, yang artinya hanya bisa membaca
4 ::  (OTHER) terdiri dari r--, yang artinya hanya bisa membaca



 












































































































































































































1.